lagi (2) aku mengaguminya

sebelumnya, aku sudah pernah mengepost tulisan dengan judul yang sama.

entahlah akhir2 ini jadi prodiktif sekali menulis, alias curcol… *eh. ya apalah… hanya lintasan fikiran di sela-sela kertas-kertas yang siap dilahap printer ini.

lagi, aku mengaguminya….

siapa yang tak terbersit hatinya ketika mendengarkan suatu kebaikan disampaikan?

siapa yang tak tentram jiwanya ketika ajakan yang selalu menyeru kepada Allah didendangkan?

luluh, teduh, tenang, damai dan tentram. apalah… semua kata keindahan yang sangat pantas diucapkan.

beliau, dengan segala pengetahuan dan ilmunya telah menyihirku

menyulap otak untuk terus berpikir dan hati untuk selalu berkorelasi

kata-katanya simpel, namun berisi

kata-katanya sedikit, tapi masuk ke hati

………………….

tak banyak orang bisa memaafkan diirinya sendiri, dengan segala keputusan yang ia buat sendiri

memaafkan bagi sebagian orang mungkin bukanlah hal yang mudah,

namun ketika kita tahu betapa besar manfaatnya, bagaimana hati tak bisa tuk memaafkan

orang boleh bilang: mungkin aku bisa memaafkan tapi tidak untuk melupakan.

senyum…

dalam islam, indikasi memaafkan itu justru melupakan. melupakan segala yang membuat kita tak bisa memaafkan.

lalu bagaimana dengan orang yang tak mau memaafkan ketika kita sudah meminta maaf?

maafkanlah orang yang tidak mau memaafkan.

sederhana,
seperti memutuskan bahagia…

segalanya sederhana, tinggal hatimu… fikiranmu…

seluas samudra,

ah bukan seluas semesta

………………………………..

aku mengaguminya, dengan segala keteladanannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s